barisan sponsor

Selasa, 11 Mei 2010

Bikin T-shirt sendiri, cara printing

Bahan-bahan yang diperlukan untuk menggambari kaos sangatlah mudah, hanya :
  1. t-shirt polos
  2. printer ink – jet warna
  3. kertas t-shirt transfers atau baking paper t-shirt
kertas transfer
 baking paper

setrika listrik


4. program seperti Ms.word atau software lain untuk menggambar (tp di sini ane make Ms.word
Untuk bahan kertas transfer, yang bisa memindahkan hasil cetakan printer ink – jet ke kain dengan bantuan setrika panas, Anda harus membelinya satu pak, yang berisi sepuluh lembar. 
Untuk membuatnya, ikutilah langkah-langkahnya sebagai berikut :

Langkah 1:
Bukalah software Microsoft Word, aturlah besarnya kertas dengan mengklik menu [File] [Page Setup] sehingga terbuka dialogue box. Kliklah tab [Paper Size] dan aturlah ukuran kertas menjadi A4. Buatlah formatnya menjadi Landscape atau mendatar, setelah itu klik tombol [Ok].
Pada lembar kerja kosong ini masukkan gambar. Bisa menggunakan gambar yang sudah tersedia diClip Art atau Anda bisa menggunakan gambar lain sesuka hati Anda yang sudah tersedia di folder Anda.
Agar gambar mudah digeser-geser, klik kanan dengan mouse, lalu [Format Picture]. Setelah muncul dialogue box, kliklah tab [Layout], dengan pilihan icon [In Front of Text], berupa anjing hitam diatas deretan garis abu-abu.
Untuk memasukkan text, gunakanlah [Insert] [Text Box]. Agar penanganan teks lebih mudah, hilangkanlah garisnya dengan mengklik kanan, lalu [Format Text Box]. Setelah muncul dialogue box kliklah tab [Layout], dengan pilihan [In Front of Text]. Lantas masukkanlah teks, sebaris saja, dengan jenis dan ukuran font kesukaan Anda. Begitu pun warnanya.

Langkah 2:
Dengan petunjuk pada Langkah 1 tadi, hasil yang kita peroleh adalah sebagai berikut :
(Untuk melihat hasil yang lebih bagus, lihatlah dari [File] [Print Preview] )

Langkah 3 :
Bila agan sudah yakin dan puas dengan desain tersebut, sekaranglah saatnya mencetak.
Ambillah kertas transfer dari kemasannya, dan pasanglah pada printer. Ingat, jangan sampai terbalik. Bagian punggung kertas, yang bukan bidang cetak biasanya ditandai dengan garis dan atau tulisan. Bidang cetak harus menghadap ke atas.
Setelah itu klik [File] [Print], lalu pada dialogue box kliklah [Properties]. Pada [Media Type] pilihlah [T-Shirt Transfers]. Pilihan ini secara otomatis akan menghasilkan cetakan yang terbalik (mirror), seperti melihat pantulan gambar pada cermin. Pilihlah kualitas cetak standar, bukan draft.
Apabila pada pengaturan [Properties] Anda tidak ada fasilitas seperti yang dicontohkan diatas, maka pada tab [Features] klik [Orientation] pilih Potrait, dan centang pada Flip Horizontal. Maka Anda akan mendapatkan hasil print seperti pantulan gambar pada cermin juga.
Yakin semuanya siap…?? Klik [Aplly], lalu [Ok].
Pilihan menu printer properties satu merek printer dengan yang lain kadang agak berbeda, namun secara prinsip pencetakan hampir sama.

Langkah 4 :
Beginilah kira-kira hasil Anda yang terbalik. Memang harus begitu, karena gambar dan teks itu nanti akan dipindahkan ke kaos polos Anda.

Langkah 5 :
Ambillah kaos yang sudah disiapkan, setel lah setrika Anda pada level medium. Ratakanlah kaos terlebih dahulu dengan menyetrikanya. Setelah kaos mendingin, tumpangkanlah kertas transfer yang telah tercetak.
Jagalah agar permukaan kaos tak bergelombang. Bila perlu diganjal karton lunak.
Lalu setel setrika pada level maksimum. Gosok pelan-pelan, dengan sedikit tekanan, bidang demi bidang, sesuai garis panduan, dari atas ke bawah dan sebaliknya, kira-kira selama 15 detik. Setelah itu digosok dari kiri ke kanan, dan sebaliknya, kira-kira 15 detik.

Langkah 6 :
Letakkan setrikaan, tunggulah sekitar 3 menit agar kertas transfer mendingin. Lalu lepaslah, seperti melepas stiker, dengan perlahan. Satu tangan melepas kertas, tangan lain menahan kaos agar tak terangkat.
Bila ada bagian yang belum menempel rata, rapatkan lagi kertasnya, dan gosok lagi dengan setrika.

Langkah 7 :
Kaos sudah selesai digambari. Tunggu sampai baju dingin, baru dipakai. Disain kaos yang Anda buat sudah selesai dan siap untuk dipakai oleh Anda dan keluarga. Jangan lupa menyesuaikan ukuran kaos dengan orang yang akan memakainya. Selamat mencoba….!!

kalo Hasil akhir yg ane buat:




»»  read more
Senin, 10 Mei 2010

Jangan PANIK Rem Mobil Blong (TIPS)

Sering kali kita baru menyadari rem tidak berfungsi dengan baik ketika sudah menjalankannya. Ini tentu berbahaya, karena bila tidak bisa mengendalikannya, bukan tidak mungkin kecelakaan akan Anda alami.

Namun bagaimana caranya mengendalikan dan menghentikan sebuah mobil yang sistem pengeremannya tidak berfungsi dengan baik?

Berikut beberapa tips untuk menghentikan mobil ketika sistem remnya tiba-tiba tidak berfungsi, seperti dikutip dari buku Safety Riding, Safety Driving oleh Ikatan Motor Indonesia.

Langkah pertama tentu jauhi rasa panik. Sebab secara psikologi, kepanikan itu adalah sesuatu hal yang sangat berbahaya dan membuat orang jadi tidak bisa berpikir. Karena itulah JANGAN PANIK

Langsung tekan tombol lampu hazard dan klakson agar kendaraan sekitar anda tahu kalau anda sedang bermasalah dan dalam keadaan darurat.

Setelah Anda dapat menguasai perasaan anda, maka cobalah untuk menginjak rem dan rasakan. Bila rem terasa lembut dan bisa sampai menginjak lantai mobil, kemungkinan anda kekurangan minyak rem atau mengalami kerusakan fungsi master silinder atau bermasalah pada bagian kaliper rem.

Langkahnya yang harus anda ambil bila mengalami masalah ini adalah dengan terus menerus memompa rem untuk mengembalikan tekanan rem. Lakukan hal ini meskipun kendaraan anda telah dilengkapi teknologi anti-lock breaking system (ABS).

Namun bila pedal gas terasa keras, besar kemungkinan ada masalah pada pedal tersebut atau ada sesuatu yang mengganjal pedal rem Anda. Coba cari tahu dengan
kaki anda atau suruh penumpang mobil lainuntuk sedikit memeriksa.

Nah bila kedua masalah di atas tidak bisa diatasi, ada dua solusi. Pertama dengan memanfaatkan efek kerja engine break yakni dengan menurunkan gigi transmisi ke gigi yang lebih rendah. Tapi ini juga harus pakai teknik tertentu.

Jika mobil Anda adalah mobil manual, maka turunkan gigi secara bertahap dengan cepat. Jadi bila Anda sedang berada di gigi empat misalnya, turunkan gigi secara bertahap ke gigi 3, 2 lalu 1.

Jangan turunkan gigi secara langsung, misalnya dari gigi 4 langsung ke gigi 2 atau 1 karena itu akan membuat Anda malah kehilangan kendali.

Dan bila Anda menggunakan mobil bertransmisi otomatis maka lakukan hal sebaliknya. Turunkan gigi langsung ke tingkat terendah, biasanya gigi 1. Biasanya cara-cara tadi akan berguna memperlambat laju mobil yang Anda tumpangi.

Lalu pertanyaannya, bagaimana bila cara itu juga tidak berfungsi? Bila itu yang terjadi,maka dengan terpaksa anda harus mempergunakan rem tangan Anda. Tapi harus dengan hati-hati.

Lakukan hal ini secara perlahan dan jangan mendadak. Karena bila mendadak Anda kemungkinan besar akan kehilangan kontrol atas mobil yang anda tunggangi ini.

Tarik secara perlahan rem tangan Anda sambil terus merasakan gigitan rem itu di kaliper roda anda. Atur tekanan dalam pengereman darurat ini, anda sudah merasa rem tergigit, pertahankan posisi itu sampai mobil melambat.(detik)

Yang paling utama Jangan PANIK ..Tetap Tenang..Semoga  bisa ngelakuin juga kalo ngalamin...

Semoga  Selamat Dijalan ya
»»  read more

Mempersiapkan biaya2 untuk pembelian rumah seken melalui KPR

Permisi om pingin sharing, buat teman2 yg punya rencana beli rumah seken lewat KPR,ada beberapa yang perlu dipertimbangkan selain menyiapkan uang muka dari harga jual rumah.Yaitu biaya2 yang muncul untuk notaris & biaya KPR. Berdasarkan pengalaman ane,informasi ini akan sangat membantu coz biaya yg tak terduga ini cukup membuat ane kaget & kelabakan coz tidak mengira jumlahnya sebanyak itu.Berikut rincian biaya/uang yg agan harus siapkan sebelum akad jual beli dengan penjual dan bank.

Uang Muka, Bahwa untuk pembelian rumah seken dengan KPR, pihak bank hanya mengcover 70% dari harga rumah*. Sisanya 30% anda harus menyiapkan uang tersebut. Harga rumah ini bukan harga yg ditentukan oleh penjual, namun harga rumah ini adalah harga hasil survey dari tim appraisal.
jadi misal penjual memberi harga rumah pada anda 200juta, kemudian setelah berkas2 anda masukkan ke bank, pihak appraisal akan datang untuk mensurvey rumah yang akan anda beli. biasanya biaya appraisal ini diminta saat tim melakukan survey (250rb ~ 300rb).
hasil survey ini akan diberikan ke pihak bank, dan apabila hasil dari tim survey ini ternyata rumah tersebut berharga 150 juta, berarti plafon kredit yang diberikan oleh bank adalah sebesar 70% dari 150 juta = 105 juta. biasanya para pemohon kredit menyebutkan harga rumah lebih tinggi dari harga yang diberikan oleh penjual untuk pengisian form pengajuan KPR dengan harapan mendapatkan pembiayaan yang tinggi dari bank.
jadi uang muka yang harus anda siapkan adalah 200jt-105juta = 95 juta
Biaya notaris, semua biaya yang kluar untuk pajak jual beli, akta jual beli dan balik nama
1. Pajak
Untuk jual beli sebuah rumah,sebenarnya nanti akan muncul pajak2 yg harus dibayarkan,ada pajak yg dibebankan bagi penjual & ada pajak yang dibebankan pada pembeli, tp biaya ini nantinya tergantung dari deal juragan ama yang punya rumah, apakah nanti ditanggung sendiri2, ato semuanya ditanggung penjual atau bisa juga pembeli yang menanggung.Semuanya tergantung deal juragn ama yang punya rumah.
Perhitungan pajak tersebut,dari pengalaman ane dihitung berdasarkan dari PBB terahir dari rumah tersebut. Di PBB nanti ada dicantumkan objek pajak& objek bangunan.
Jadi misal nya PBB rumah yg akan dibeli kyk gini gan:
Pajak penjual
= 5% x 67.944.000 = 3.397.200
Pajak pembeli
= 5% x {67.944.000 – (11.988.800 + 8.000.000)}
= 5% x {67.944.000 – 20.000.000 (pembulatan)}
= 5% x 47.944.000
= 2.397.200
2. Biaya balik nama, sertifikat dan akta jual beli
Biaya ini bisa berbeda-beda tiap notaris. Untuk biaya ini anda harus menyiapkan biaya sekitar 1 – 2 juta rupiah.

3. Biaya penghapusan Roya (kalau sertifikat pernah dijaminkan ke bank)
Untuk biaya ini juga bervariasi, anda harus pintar2 nego dengan notarisnya. Untuk penghapusan roya ini sediakan uang antara min 100ribu, dan max 1juta.
Biaya KPR, biaya-biaya yang harus ditanggung konsumen untuk keperluan pencairan KPR sbb:
1. Biaya Provisi, 1% dari plafon kredit yang akan dicairkan
2. Biaya administrasi, umumnya sekitar 250rb-300rb
3. Biaya asuransi jiwa
Nominal biaya asuransi jiwa kredit tergantung dari umur Debitur KPR dan jangka waktu kredit yang diambil. Sebagai gambaran untuk KPR dengan jangka waktu 10-15 tahun untuk debitur dengan usia 30 tahun maka premi asuransi yang dibayarkan sekitar 1 s.d 1,5 % (AIG Life) dari nominal KPR yang dicairkan. Jadi misalkan untuk KPR senilai Rp.200 juta maka premi AJK besarnya +/- Rp.2 juta s.d Rp.3 juta.
4. Biaya asuransi kebakaran
Besarannya tergantung dari nilai bangunan yang akan dibeli dan jangka waktu perlindungan, umumnya berkisar pada angka 1% darinilai bangunan.
5. biaya apraisal, dibayarkan dimuka, digunakan untuk jasa appraisal/surveyRp. 250.000,-
6. Biaya pengecekan seripikat, dilakukan oleh notaris, biayanya +/-Rp.100.000
7. Biaya SKMHT, berkisar antara 100.000 ~ 500.000
8. Biaya APHT, umumnya berkisar antara Rp.1 juta – Rp. 2 juta (tergantung dari nominal pencairan KPR)
9. Biaya buka rekening (apabila mengambil KPR melalui bank),besarannya berbeda-beda untuk masing-masing bank
10. Angsuran Mengendap sebesar 1 X angsuran perbulan yang sudah ditentukn oleh pihak bank
 Sebenarnya proses pengajuan untuk rumah seken tidak terlalu susah, dan prosesnya juga cepat, pengalaman saya mengajukan ke BTN syariah,
proses dari pengajuan berkas s/d hasil survey masuk ke pihak bank +- 3 hari
proses persetujuan KPR (dimusyawarah kan oleh tim/komite) sampai keluar persetujuannya max 10 hari.
jadi jika smua berkas2 telah lengkap dalam waktu 2 minggu anda bisa melakukan akad jual beli dengan penjual dihadapan notaris dan pihak bank.

nominal yang di cetak warna merah adalah jumlah uang yang harus anda siapkan. untuk harga yang menggunakan kisaran karena itu berbeda tiap2 bank dan juga tiap2 notaris, jadi untuk aman nya gunakan estimasi tertinggi dari kisaran harga diatas.

Sebenernya rumah baru pun sama kyk gini itungannya, hanya saja biasanya semua biaya tersebut dah dibebankan oleh developer ke kita, jadi kita tahunya cuma bayar uang muka, PPN,BPHTB dll.

semoga pengalaman ini bisa berguna buat agan2 semua untuk mempersiapkan pengajuan KPR, dan juga biar tidak kaget nantinya karena biaya2 notaris dan biaya KPR cukup besar.
 
»»  read more
Sabtu, 08 Mei 2010

Hal pertama yag harus dilakukan ketika digigit ular berbisa

ular kobra



ular mamba hitam (Dendroaspis polylepis)



ular derik viper


truno bamban(Trimeresurus albolabris)

jika kita sedang masuk ke hutan, sebaiknya kita membawa kotak p3k untuk berjaga-jaga jika kita terluka, salah satu luka yg paling berbahaya disebabkan oleh gigitan ular berbisa, jika kita terlanjur tergigit ular berbisa, segeralah lakukan tahapan penanganan sbb :



1.JANGAN PANIK !


2.Amankan posisi penolong dan korban
Terutama dari bahaya lain seperti gigitan ular itu “lagi”, lokasi yang curam, dll. Jika diri sendiri yang tergigit, ambil posisi yang aman, jauhi ular.


3.Imobilisasi pasien dan Lakukan pembalutan elastisdi atas luka gigitan untuk menghentikan dan memperlambat laju bisa menuju ke jantung


4.Tenangkan korban, jangan banyak melakukan aktifitas/gerakan yang menguras tenaga dan mempercepat detak jantung


5.Kenali ular yang menggigit (LANGKAH VITAL dan PENTING !)
Jika dapat mengenali ular, sesuaikan tindakan pertolongan sesuai dengan karakter efek bisa nya terhadap manusia.

Ingat perbedaan berbisa rendah dan berbisa tinggi ! ....dan yang utama.....
- Jika luka gigitan terdapat dua titik yang nyata, berarti berbisa tinggi
- Jika luka gigitan membentuk huruf U dengan jumlah luka nayak berarti tidak berbisa
- Jika tidak dapat mengenali jenis ular, anggap bahwa itu ular yang berbisa tinggi dan

Selanjutnya, usahakan untuk menghafalkan ciri – ciri ular itu dan jika perlu, bunuh ular tersebut untuk di bawa ke bagian medis .


6.Lakukan tindakan pertolongan pertama

Penanganan gigitan ular tidak berbisa.
Hanya akan menimbulkan luka sobek atau luka lecet dan gatal.
- Lepaskan pembalut elastis
- Cuci luka dengan air dan sabun atau pembersih luka (Revanol)
- Beri obat antiseptik.
- Jika perlu, tutup luka dengan kain kassa atau biarkan tetap terbuka agar cepat kering
Ingat ! ular tidak perlu dibunuh............

Penanganan gigitan ular berbisa menengah
Akan mengakibatkan pembengkakan pada daerah sekitar luka, perubahan warna, dan jika kondisi tubuh tidak fit, akan terasa demam panas – dingin sekitar 2 s.d. 7 hari.
- Lepaskan pembalut
- Cuci luka dengan pembersih luka yang ada (revanol)
- Beri antiseptik
- Jika perlu, tutup luka dengan kain kassa atau biarkan tetap terbuka agar cepat kering
- Usahakan korban beristirahat sebentar
- Beri makanan atau minuman berkalori dan berprotein tinggi
- Beri vitamin tambahan
Ingat ! ular tidak perlu dibunuh............

Bila tergigit ular jenis raksasa, ular pyhton
Mengakibatkan pendarahan terbuka dan luka sobek.
- Posisikan bagian luka di atas dari posisi jantung untuk mencegah pendarahan, lebih baik dalam posisi berbaring
- Hentikan Pendarahan ! dengan melakukan prosedur penanganan pendarahan terbuka atau dapat pula dengan teknik torniquet.
- Istirahatkan dan tenangkan korban
- Upayakan untuk evakuasi ke rumah sakit dengan tetap memperhatikan pendarahan agar tidak terbuka lagi.
- Beri makanan atau minuman berkalori dan berprotein tinggi
- Beri vitamin tambahan

Ingat !
- ular ini tidak beracun tetapi akan tetap berbahaya jika korban kehilangan banyak darah.
- saat melepas gigitan dari korban, jangan paksakan dengan menarik kepala ular, tapi mulut harus dibuka ! Perhatikan juga belitan ular.
- tidak perlu membunuh ular jenis ini kecuali.............................

Bila tergigit ular yang berbisa tinggi
Efeknya berbeda beda sesuai jenis racun yang terkandung di dalam bisa ular.
Efek gigitan pada umumnya :
o Pembengkakan pada luka, diikuti perubahan warna
o Rasa sakit di seluruh persendian tubuh
o Mulut terasa kering
o Pusing, mata berkunang - kunang
o Demam, menggigil
o Efek lanjutan akan muntah, lambung dan liver (hati) terasa sakit, pinggang terasa pegal, akibat dari usaha ginjal membersihkan darah.



Penanganan jika tergigit dengan efek di atas:
- Posisikan bagian yang terluka lebih rendah dari posisi jantung
- Ikat diatas luka sampai berkerut. Setiap 10 menit, kendorkan 1 menit
- Buat luka baru deagn kedalam sekitar 1 cm dengan pisau, cutter, silet (yang disterilkan atau tidak, tergantung situasi). Buat luka pada mulai dari bagian atas, melalui lubang luka akibat taring. INGAT ! irisan luka baru jangan horisontal tetapi vertikal.

- Keluarkan darah sebanyak mungkin dengan cara mengurut kearah luka baru. korban akan terasa sangat kesakitan, sehingga perlu dilakukan dengan hati – hati tetapi tetap berlanjut. Saat mengurut, ikatan dapat dikendorkan. Upaya pengeluaran dapat dibantu dengan alat khusus “snake bite”, alat suntik (tanpa jarum), batang muda pohon pisang, teknik menggunakan tali senar, dll....

tidak dianjurkan melakukan proses pengeluaran darah dan racun dengan menyedot melalui mulut. Karena itu sangat beresiko pada si penolong karena racun dapat mengkontaminasi mulut, gigi, gusi bahkan tertelan hingga lambung dan usus.

- Proses itu dilakukan berulang –ulang hingga darah berwarna merah kehitaman dan berbuih keluar semua dan berganti dengan darah berwarna merah segar.

- Evakuasi korban. Bawa ke ahli ular untuk penanganan pengeluaran bisa ular lebih lanjut atau dapat pula dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan suntikan antivenom yang tepat. Usahakan mendapatkan antivenom monovalen sesuai karakter bisa ular yang menggigit (haemotoxin atau neurotoxin)

- Informasikan pada dokter bila korban elergi terhadap obat tertentu, identifikasi.

- Perawatan merupakan hal yang penting. Usahakan untuk selalu berkonsultasi agar luka cepat kering.


INGAT !
Tidak semua efek gigitan berbisa tinggi seperti diatas. Jika yang diserang hanya syaraf, maka tidak terjadi pembangkakan, demam, pusing, muntah dll. Penanganan gigitan ular welang, ular weling, ular laut, ular pudak seruni membutuhkan teknik khusus karena spesifikasi racunnya berbeda.

Tujuh
- Jangan beri minuman beralkohol
- Korban tetap berusaha untuk sadar
- Berikan semua jenis makanan dan minuman yang bergizi
- Jangan bergerak berlebihan, istirahat yang cukup
- Jika perlu, segera evakuasi ke rumah sakit



»»  read more
Jumat, 07 Mei 2010

ASD, VSD, KOARTASIO AORTA DAN BRONCHOPNEMONI

I.       PENGERTIAN
1.      ASD ( Atrial Septum Defek) adalah kelainan jantung bawaan akibat adanya lubang pada septum interatrial. Berdasarkan letak lubang, ASD dibagi dalam tiga tipe :
a.       ASD Sekundum, bila lubang terletak di daerah fossa ovallis.
b.      ASD Primum, bila lubang terletak didaerah ostium primum (termasuk salah satu bentuk defek septum atrioventrikulare).
c.       Defek sinus venosus, bila lubang terletak didaerah venosus (dekat muara vena kava superior dan inferior).


2.      VSD (Ventrikulare Septum Defek) adalah suatu keadaan dimana ventrikel tidak terbentuk secara sempurna sehingga pembukaan antara ventrikel kiri dan kanan terganggu, akibat darah dari bilik kiri mengalir kebilik kananpada saat sistole.
Besarnya defek bervariasi mulai dari ukuran milimeter (mm) sampai dengan centi meter (cm), yaitu dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu :
a.       VSD kecil : Diameter sekitar 1 – 5 mm, pertumbuhan anak dengan kadaan ini masih normal walaupun ada kecenderungan terjadi infeksi saluran pernafasan.
b.      VSD besar / sangat besar : Diameter lebih dari setengah dari ostium aorta, tekanan ventrikel kanan biasanya meninggi.

3.      KOARTASIO AORTA  adalah kelainan yang terjadi pada aorta berupa adanya penyempitan didekat percabangan arteri subklavia kiri dari arkus aorta dan pangkal duktus arteriousus battoli.

4.      BRONCHOPNEMONIA
Pnemoni adalah proses inflamasi pada parenkin paru
Bronchopnemoni adalah proses dari pnemoni yang dimulai dari bronkus dan menyebar kejaringan paru sekitarnya, hal ini menyebabkan adanya gangguan ventrikel

II.     ETIOLOGI
1.      Kelainan Jantung Bawaan  : ASD, CSD, KOARTASI AORTA
Penyebab utama secara pasti tidak diketahui, akan tetapi ada beberapa faktor predisposisi terjadinya penyakit ini yaitu : Pada saat hamil ibu menderita rubella, ibu hamil yang alkoholik, usia ibu saat hamil lebih dari 40 tahun dan penderita IDDM.
2.      Bronchopnemoni
Beberapa agent penyebab terjadinya Bronchopnemoni yaitu :
·         Protozoa (pnemoni cranii)
·         Bakteri
·         Vival atau jamur pnemoni

III. PATHOFISIOLOGI
1.      VSD ( Ventrikel Septum Defek ) :
·         Adanya defek pada ventrikel, menyebabkan tekanan ventrikel kiri meningkat dan resistensi sirkulasi arteri sistemik lebih tinggi dibandingkan dengan resistensi pulmonal melalui defek septum.
·         Volume darah di paru akan meningkat dan terjadi resistensi pembuluh darah paru. Dengan demikian tekanan ventrikel kanan meningkat akibat adanya shunting dari kiri ke kanan. Hal ini akan menyebabkan resiko endokarditis dan mengakibatkan terjadinya hipertrophi otot ventrikel kanan sehingga akan berdampak pada peningkatan workload sehingga atrium kanan tidak dapat mengimbangi meningkatnya workload, maka terjadilah pembesaran atrium kanan untuk mengatasi resistensi yang disebabkan oleh pengosongan atrium yang tidak sempurna.

2.      BRONCHOPNEMONI
Agent yang masuk kedalam bronkus menyebabkan flora endogen yang normal menjadi patogen yang kemudian masuk terus kealveoli sehingga terjadi reaksi inflamasi yang mengakibatkan ekstravasasi cairan serosa kedalam alveoli. Adanya eksudat tersebut memberikan media bagi pertumbuhan bakteri (kuman), membran alveoli menjadi tersumbat  sehingga menghambat aliran O2 kedalam perialveolar kapiler dibagian paru yang terkena dan mnyebar hampir keseluruh jaringan paru dan akhirnya terjadi hipoksemi.

IV. KOMPLIKASI
1.      ASD dan VSD
·         Endokarditis
·         Obtruksi pembuluh darah pulmonal (Hipertensi Pulmonal)
·         Aritmia
·         Henti jantung

2.      KOARTASIO, kompliksi yang berbahaya adalah :
·         Perdarahan otak
·         Ruptur aorta
·         Endokarditis

3.      BRONCHOPNEMONI
·         Abses paru
·         Effusi pleura
·         Empiema
·         Gagal nafas
·         Perikarditis
·         Meningitis
·         Atelektasis

V.    GAMBARAN KLINIK
1.      ASD
·         Pertumbuhan dan perkembangan biasa seperti tidak ada kelainan
·         Pada pirau kiri ke kanan sangat deras
·         Pada stres : cepat lelah, mengeluh dispnea, sering mendapat infeksi saluran pernafasan.
·         Pada palpasi : terdapat elainan ventrikel kanan hiperdinamik di parasternal kiri.
·         Pada auskultasi, photo thorak, EKG : jelas terlihat ada kelainan.
·         Ekhokardiografi : pasti ada kelainan jantung.

2.      VSD (ventrikel septal defek)
·         Pertumbuhan terhambat
·         Diameter dada bertambah terlihat adanya benjolan dada kiri
·         Pada palpasi  dan auskultasi : adanya VSD besar :
Ø  Tekanan vena pulmonalis meningkat
Ø  Penutupan katub pulmonal teraba jelas pada sela iga 3 kiri dekat sternum
Ø  Kemungkinan teraba getaran bising pada dada
·         Adanya tanda-tanda gagal jantung : sesak, terdapat murmur, distensi vena jugularis, udema tungkai, hepatomagali.
·         Diaphoresis
·         Tidak mau makan
·         Tachipnea

3.      KOARTASIO AORTA
·         Pada bayi dapat terjadi gagal jantung
·         Umumnya tidak ada keluhan, biasanya ditemukan secara kebetulan
·         Palpasi : raba arteri radialis dan femoralis secra bersamaan
Ø  Pada arteri radialis lebih kuat
Ø  Pada arteri femoralis teraba lebih lemah
·         Auskultasi :
Ø  Terdengar bisng koartasio pada punggung yang merupakan bising obtruksi
Ø  Jika lumen aorta sangat menyempit terdengar bising kontinue pada aorta.

4.      BRONCHO PNEMONI
·         Biasanya didahului oleh infeksi traktus respiratoris beberapa hari.
·         Suhu tubuh naik mendadak sampai 390 – 400 c.
·         Kadang disertai kejang
·         Anak gelisah, dispnea, nafas cepat dan dangkal, pernafasan  cuping hidung.
·         Auskultasi : terdengar ronchi
·         Perkusi : untuk bronchopnemoni konfluens, ada keredupan.

VI. PENATALAKSANAAN
1.      ASD (Artrial Septum Defek) :
·         ASD kecil (diameter < 5 mm) karena tidak menyebabkan gangguan hemodinamik dan bahaya endokarditis infeksi, tidak perlu dilakukan operasi.
·         ASD besar (diameter > 5 mm s/d beberapa centimeter), perlu tindaklan pembedahan dianjurkan < 6 tahun, karena dapat menyebabkan hipertensi pulmonal (walaupun lambat)
·         Pembedahan : menutup defek dengan kateterisasi jantung
2.      VSD (venrikel septal defek ) :
Pembedahan yang dilakukan untuk memperpanjang umur harapan hidup, dilakukan pada umur muda, yaitu dengan 2 cara :
·         Pembedahan : menutup defek dengan dijahit melalui cardiopulmonal bypass
·         Non pembedahan : menutup defek dengan alat melalui kateterisasi jantung

3.      KOARTATIO AORTA :
Pembedahan yang dilakukan untuk mencegah obtruksi pembuluh aorta dengan dilakukan pelebaran arteri subklavia dan pangkalduktus arterious battoli yaitu dengan “ Open Heart”

4.      BRONCHO PNEMONI
·         Obat-obatan : antibiotik, ekspektoran, antipiretik, analgesik.
·         Terapi oksigen dan melalui aerosol
·         Fisioterapi nafas dan postural drainage

VII.    PENATALAKSANAAN KEPERAWATAN
Asuhan keperawatan yang dilakukan ditujukan pada beberapa masalah yang sering timbul dari kelainan jantung bawaan dan broncho pnemoni
1.      Bahaya terjadinya gagal jantung
2.      Resiko tinggi gagal nafas
3.      resiko tinggi terjadi infeksi
4.      kebutuhan nutrisi
5.      gangguan rasa aman dan nyaman
6.      pengetahuan orang tua mengenai penyakit

»»  read more

jam

Jumlah pengunjung

Laskar X-Pan City

Foto saya
Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Dunia telah memberikan arti bagi hidupku. Saya hanyalah anak kampung yang tidak ingin ketinggalan dengan kemajuan teknologi. Bukan saatny orang kampung termarjinalkan. Sekarang adalah saatnya untuk maju. membuka bakat terpendam yang dimiliki oleh orang kampung seperti saya ini.

translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Perjalananku

benerin komputer

tentang skripsi