barisan sponsor

Sabtu, 24 April 2010

Teori Keluarga

a.       Pengertian Keluarga
            Menurut Fridman (1998) keluarga adalah kumpulan dua orang atau lebih yang mempunyai hubungan darah yang sama atau btidak, yang terlibat dalam kehidupan yang terus menerus, yang tinggal dalam satu atap, mempunyai ikatan emosional dan mempunyai kewajiban antar satu orang dengan orang lain.
b.      Sifat-Sifat Anaak
1.      Anak Sulung
Menurut beberapa psikologi cenderung mengambil posisi sebagai pemimpin. Hal lainnya adalah ada dorongan untuk mengikuti norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat dan mereka sukses beradaptasi dalam suatu lingkungan yang sudah mapan. Karakteristik umum anak sulung adalah bertanggung jawab dan cenderung mengikuti aturan. Cenderung lebih teliti, mempunyai ambisi, dan agresif dibandingkan adik-adiknya. Anak pertama cenderung mendapatkan dan menyelesaikan pendidikan yang lebih tinggi. Sifat-sifat anak sulung:
1.      Lebih berpendidikan daripada saudara yang lain
2.      Lebih memperhatikan harapan keluarga.
3.      Cenderung menjaga orang tua di hari tua
4.      Memiliki IQ lebih tinggi dari saudara yang lebih kecil.
2.      Anak tengah
Di antara anak sulung dan anak bungsu adalah anak tengah yang terkenal dengan ketrampilan mereka bernegosiasi. Karena posisi yang 'terjepit' maka mereka ingin mendapatkan perhatian dari orangtua atau orang-orang lain di sekitarnya. Anak tengah bisa dibilang pasangan yang amat menyenangkan karena mereka memiliki kecenderungan menyenangkan pasangannya. Anak tengah lebih mudah bergaul dan memiliki rasa setia kawan yang tinggi. Karena kurang diperhatikan di dalam keluarga, mereka cenderung belajar, menjalin hubungan, dan mencari dukungan dari teman-teman seusianya. Oleh karena itu, mereka cenderung memiliki kemampuan dalam bersosialisasi. Anak tengah sering menjadi mediator dan pencinta damai.
Sifat-sifat anak tengah:
1.      Hubungan dengan keluarga lebih renggang daripada anak lain.
2.      Mungkin mencari jalan yang 180 berbeda dari anak sulung.
3.      Cenderung kurang diperhatikan orang tua dibanding anak sulung dan bungsu.
3.      Anak bungsu
Biasa mereka memiliki pembawaan yang menyenangkan seperti pandai bergaul, populer tetapi mudah membuat orang jatuh hati. Mereka juga tergolong amat mudah dipuaskan dan saat terlibat dalam hubungan percintaan mereka biasanya sangat terpaku dengan hubungan tersebut. Perhatian yang kecil saja sudah cukup membuat anak bungsu "bertekuk lutut". Tetapi di balik sifatnya yang menyenangkan, jangan sekali-sekali anda mencoba untuk mendominasi anak bungsu. Karena mereka memiliki kecenderungan kuat untuk menentang atau paling tidak mempertanyakan otoritas. Mereka lebih suka dianggap sederajat dengan pasangannya daripada dipandang sebagai menurut kepada pasangannya. Hal positif lain dari anak bungsu adalah mereka memiliki selera humor yang paling baik dibanding kakak-kakaknya. Anak bungsu cenderung paling kreatif dan biasanya menarik. Karena mereka sering dianggap sebagai anak bawang, si Bungsu cenderung untuk selalu ingin memperoleh perlakuan yang sama.
Sifat-sifat anak bungsu:
1.      Lebih toleran terhadap resiko
2.      Secara fisik lebih kecil daripada anak sulung
3.      Cenderung lebih humoris atau lucu daripada anak sulung atau tengah.
4.      Anak tunggal
Karakteristik anak tunggal hampir sama dengan sifat-sifat anak sulung hanya kadarnya lebih kuat. Mereka dapat diandalkan, setia dan sangat membutuhkan perhatian dari orang yang dicintainya. Perbedaan anak tunggal dengan sulung adalah mereka lebih kurang perfeksionis. Mereka juga berusaha menemukan cara melanggar aturan atau norma. Si anak semata wayang memiliki karakteristik yang hampir mirip dengan anak pertama dan sering merasa terbebani dengan harapan yang tinggi dari orangtua mereka terhadap diri mereka.
Sifat-sifat anak tunggal:
1.      Mereka lebih percaya diri, supel, dan memiliki imajinasi yang tinggi.
Mereka juga mengharapkan banyak dari orang lain, tidak senang dikritik, kadang tidak fleksibel, serta perfeksionis
»»  read more

Skizofrenia

a.       Definisi Skizofrenia
Skizofrenia adalah suatu gangguan psikosis fungsional berupa gangguan mental berulang yang ditandai dengan gejala-gejala psikotik yang khas dan oleh kemunduran fungsi sosial, fungsi kerja, dan perawatan diri. Skizofrenia ditandai dengan menonjolnya gejala-gejala positif seperti halusinasi, dan delusi, sedangkan  ditemukan gejala-gejala negative seperti penarikan diri, apati, dan perawatan diri yang buruk.
Skizofrenia merupakan suatu bentuk spikosa yang sering dijumpai di mana-mana sejak dahulu kala. (Maramis, 2004). Skizofrenia adalah kondisi psikotis dengan gangguan disintegrasi, depersonalisasi, dan terpecahnya struktur kepribadian, serta regresi yang parah (Kartono K, 2002)
b.      Etiologi Skizofrenia
Menurut Maramis (2004), ada beberapa etiologi skizofrenia yaitu:
1)      Keturunan
Dapat di pastikan bahwa ada faktor keturunan yang juga menentukan timbulnya skizofrenia. Hal ini telah dibuktikan dengan penelitian tentang keluarga-keluarga penderita skizofrenia dan terutama ank-anak kembar satu telur. Angka kesakitan bagi saudara tiri adalah 0,9-1,8%; bagi saudara kandung 7-15%; bagi anak dengan salah satu orang tua yang menderita skizofrenia 7-16%; bila kedua orang tua menderita skizofrenia 40-68%; bagi kembar dua telur (heterozigot) 2-15%; bagi kembar satu telur (monozigot) 61-86%.
2)       Endokrin
Dahulu dikira bahwa skizofrenia mungkin disebabkan oleh suatu gangguan endokrin. Teori ini dikemukakan berhubung dengan sering timbulnya skizofrenia pada waktu pubertas, waktu kehamilan, atau puerperium dan waktu klimakterium. Tetapi hal ini tidak dapat dibuktikan.
3)      Susunan saraf pusat
Ada yang mencari npenyebab skizofrenia ke arah kelainan susunan saraf pusat, yaitu pada kortex otak. Tetapi kelainan patologis yang ditemukan itu mungkin disebabkan oleh perubahan-perubahan artefak pada waktu membuat sediaan.
c.       Gejala-Gejala Skizofrenia
Menurut Bleuler, membagi gejala-gejala skizofrenia menjadi dua kelompok yaitu:
1)      Gejala-gejala primer
a.       Gangguan proses pikir
Pada skizofrenia gangguan memang terdapat pada proses fikir, yang terganggu adalah asosiasi. Kadang-kadang satu idea belum selesai diutarakan, sudah muncul idea yang lain atau terdapat pemindahan maksud.
b.      Gangguan efek dan emosi
Gangguannya berupa: kedangkalan afek dan emosi, paratihimi( apa yang seharusnya menimbulkan rasa senang dan gembira, pada penderita timbul rasa rasa sedih dan marah), paramimi( penmderita merasa senang dan gembira, akan tetapi ia akan menangis, kadang-kadang emosi dan afek serta ekspresinya tidak mempunyai kesatuan, emosi yang berlebihan.  
c.       Gangguan kemauan
Banyak penderita dengan skizofrenia mempunyai kelemahan kemauan. Mereka tidak dapat mengambil keputusan, tidak dapat bertindak dalam suatu keadaan. Mereka selalu memberikan alasan, meskipun alasan tersebut tidak jelas atau tepat. Kadang-kadang penderita melamun berhari-hari lamanya, bahkan berbulan-bulan.
d.      Gangguan spikomotor



2)      Gangguan-gangguan sekunder
a)      Waham
Pada penderita skizofrenia waham sering tidak logis sama sekali. Tetapi penderita tidak meninsafi hal ini dan untuk dia wahamnya merupakan fakta dan tidak dapat diubah oleh siapapun. Sebaliknya ia tidak mengubah sikapnya yang bertentangan. 
b)      Halusinasi
Pada skizofrenia, halusinasi timbul tanpa penurunan kesadaran dan hal ini merupakan suatu gejala yang hampir tidak dijumpai pada keadaan lain. Paling sering pada skizofrenia adalah halusinasi pendengaran, kadang-kadang terdapat halusinasi penciuman, halusinasi citrarasaa atau halusinnasi singgungan.
d.      Gambaran Klinis Skizofrenia
Menurut  Setyonegoro (1967) perjalanan penyakit Skizofrenia dapat dibagi menjadi 3 fase yaitu fase prodromal, fase aktif dan fase residua:
1)      Fase prodromal : biasanya timbul gejala gejala  non spesifik yang lamanya bisa minggu, bulan ataupun lebih dari satu tahun sebelum onset psikotik menjadi jelas. Gejala tersebut meliputi : hendaya fungsi pekerjaan, fungsi sosial, fungsi penggunaan waktu luang dan fungsi perawatan diri, perubahan-perubahan ini akan mengganggu individu serta membuat resah keluarga dan teman, mereka akan mengatakan “orang ini tidak seperti yang dulu”, semakin lama fase prodromal semakin buruk prognosisnya.
2)      Fase aktif : gejala positif / psikotik menjadi jelas seperti tingkah laku katatonik, inkoherensi, waham, halusinasi disertai gangguan afek. Hampir semua individu datang berobat pada fase ini, bila tidak mendapat pengobatan gejala gejala tersebut dapat hilang spontan suatu saat mengalami eksaserbasi atau terus bertahan.
3)      Fase residual : dimana gejala gejalanya sama dengan fase prodromal tetapi gejala positif / psikotiknya sudah berkurang. Disamping gejala gejala yang terjadi pada ketiga fase diatas, pendenta skizofrenia juga mengalami gangguan kognitif berupa gangguan berbicara spontan, mengurutkan peristiwa, kewaspadaan dan eksekutif (atensi, konsentrasi, hubungan sosial).
e.       Tipe skizofrenia
Tipe Skizofrenia menurut Maremis (2004) adalah sebagai berikut :
1)      Skizofrenia Simplek
Sering timbul pertama kali pada masa pubertas. Gejala utama pada jenis simplek adalah kedangkalan emosi dan kemunduran kemauan.
2)      Skizofrenia Hebefrenik
Sering timbul pada masa remaja atau antara umur 15-25 tahun. Gejala yang menyolok adalah gangguan proses berfikir, gangguan kemauan, dan adanya depeersonalisasi.
3)      Skizofrenia Katatonik
Sering timbul antara umur 15-30 tahun, dan biasanya akut serta sering didahului oleh stres emosional. Mungkin sering terjadi stupor katatonik: pada stuper katatonik penderita tidak menunjukkan perhatian sama sekali terhadap lingkungannya. Emosinya sangat dangkal. Gejala yang sering muncul adalah mutisme (kadang-kadang dengan mata tertutup), muka tampak mimik, penderita tidak bergerak sama sekali untuk waktu yang lama, bila diganti posisinya penderita menentang, menolak makan dan minum. Gaduh-gelisah katatonik: terdapat hiperaktivitas motorik, tetapi tidak disertai dengan emosi yang semestinya dan tidak di pengaruhi rangsangan dari luar. Penderita terus berbicara atau bergerak saja. Ia tidak dapat tidur, tidak makan dan minum sehingga sehingga mungkin dehidrasi atau kolaps dan kadang-kadang kematian (karena keabisan tenaga dan terlebih bila terdapat penyakit badaniah). 
4)      Skizofrenia Paranoid
Jenis ini sering mulai sesudah umur 30 tahun. Permulaannya mungkin akut, mereka mudah tersinggung, menyendiri, agak congak dan kurang percaya pada orang lain. Gejala yang mencolok adalah waham primer yang disertai dengan waham sekunder dan halusinasi. Baru dengan pemeriksaan yang teliti ternyata adanya gangguan proses berfikir, gangguan afek, emosi dan kemauan.
5)       Skizofrenia Akut
Gejala ini timbul secara mendadak dan pasien seperti dalam keadaan mimpi. Kesadaranya mungkin berkabut. Dalam keadaan ini timbul perasaan seakan-akan dunia luar maupun dirinya sendiri berubah.
6)      Skizofrenia Residual
Keadaan ini muncul atau timbul sesudah beberapa kali serangan skizofrenia
»»  read more
Jumat, 23 April 2010

Macam Vitamin

a.      Larut dalam air (B,C)
b.      Larut dalam lemak (A,D,E,K)

PROVITAMIN DAN ANTI VITAMIN
Provitamin :
Zat organik yg tdk mempunyai kegiatan biologis vitamin, setelah dikonsumsi dpt diubah menjadi vitamin.
* karoten à vitamin A
* jenis cholesterol tertentu à provitamin D

Antivitamin :  
·         Zat organik yg menghambat pengaruh vitamin
- penghambatan bersaing : berkompetisi dg vitamin yg
  dihamabatnya dlm menduduki tempat pada enzim
- destruksi vitamin : memecah vitamin. Thiaminase dlm
  daging ikan mentah
- mengikat vitamin : mengikat vitamin di rongga usus
  Avidin (dlm putih telur) mengikat biotin

Vitamin
Provitamin
Antivitamin
·         vitamin A
·         karoten, alpha,
   beta dan gama
·         apocarotenal
·         cryptoxanthin
·         citral
·         Thiamin (B1)
·          
·         pyrithiamin
·         neopyrithiamin
·         oxythiamin
·         thiamninase
·         Riboflavin (B2)
·          
·         iso riboflavin
·         phenazine R
·         Niacin
·         Trytophane
·         indol acetic acid
·         Pyridoksin (B6)
·          
·         4-deoxypyridoxin
·         toxopyrimidine
·         4-methoxy
    pyridoxin
·         penicillamine
·         ixoniacide

·         Biotin
·          
·         avidin
·         lysolecithin
·         Choline
·          
·         triethyl choline
·         Asam folat
·          
·         X methyl PGA
·         Aminopterin
·         amethopterin
·         A panthotenat
·          
·          
·         A para amino benzoat (PABA)
·          
·         Sulfonamida
·         Vitamin C
·          
·         Glukoascorbic acid
·         Vitamin D
·         7 dehydrocholesterol
·         sitosterol/ergosterol
·          
·         Vitamin A
·          
·          
·         Vitamin K
·          
·         Dicounarol
·         Warfarin
·         Chloro K
·         2 phenyl-1, 3 Indandione

·         Vitamin A dan D difortifikasikan pada susu
·         Vitamin A àgula, tepung, MSG
·         Thiamin pada beras
·         Beberapa pertimbangan fortifikasi :
Ø  Bahan pangan dikonsumsi oleh banyak orang
Ø  Vitamin yg difortifikasi dapat bercampur tanpa merubah sifat bahan
Ø  Vitamin yg difortifikasi dapat bertahan lama & stabil
Ø  Fortifikasi tidak menyebabkan harga meningkat
Ø  Bahan pengan pembawa harus mudah didapat

IKHTISAR TENTANG VITAMIN

Nama Vitamin
Ujud kimiawi, rumus kimia
Sifat fisika dan kimia
Fungsi dalam proses tubuh
BM sbg sumber
Vitamin A (Axeropthol)
Alkohol
C20
Tdk berwarna, tdk larut dlm air, larut dalam lemak, tahan panas, rusak oleh oksidasi pd suhu tinggi, rusal oleh penyinaran (ultraviolet)
Dalam proses melihat dalam proses metabolisme protein dalam proses reproduksi
Hati, susu, mentega, ikan laut, sbg provitamin, : sayur, buah berwarna hijau, kuning
Vitamin D
(antirachitic factor)
Sterol
C28 H44O

Larut dalam lemak, tahan oksidsi, tahan panas, asam dan basa
Dalam pertumbuhan, aborsi dan metabolisme Ca dan P dalam pembentukan tulang dan gigi
Hati, telur, BM sumber vitamin yg larut dalam lemak
Vitamin E
(tocoperol)
C29H50O2
Larut dalam lemak
Sangat tahan thd panas, cahaya, rusak dalam minyak tengik
Mencegah oksidasi vit A dan akrotin dalam usus
Dalam proses reproduksi
Daunan, lembaga serealia, bijian, kacangan, kuning telur
Vitamin K (menadion, antihemorrhargik factor)
C31H46O2
Larut dalam lemak, tak alrut dalam air, tahan panas, rusak oleh asam dan alkali
Dalam pembuatan prothombin untuk pembekuan darah
Dauan dan minyak
Vitamin C (asam askorbat)
C6H8O6
Larut dalam air
 Tak tahan panas dan oksidasi

Dalam proses oksidasi/reduksi intraseluler
Buahan dan sayuran segar
Vitamin B (thiamine)
Larut dalam
C12H18N4OSCL
(thiamine, HCL)
Larut dalam air
Sedikit larut dalam alkohol
Tdak tahan alkali
Dalam metabolisme KH
Bagian dari co-carboksilase
Bijian dan padian, kacangan, daging
Vitamin B2
(riboflavin)
C17H20N4O6
Larut dalam air
Tak tahan penyinaran (UV)
Tahan panas, oksidasi dan asam
Rusak dipanaskan dalam suasana lindi
Dalam proses oksidasi-reduksi intraseluler (enzim kuning warburg)
Hati, telur, daunan, kacangan, organ-organ (daging)
Vitamin B3 (niacin, asam nikotinat)
C6H5O2N
Larut dalam air
Tahan panas, asam alkali, oksidasi
Bagian co-enzim II membantu dehydrogenase
Hati, daging, ikan, bijian, kacangan
Vitamin B6 (pyridoksin)
C8H11NO3
Larut dalam air
Tahan panas dan oksidasi
Dalam metabolisme aa dan asam lemak
Sama dg sumber B komplek lainnya
Asam panthotenat
C9H17ON5
Larut dalam air
Mudah rusak oleh asam, alkali dan panas
Bag dari co enzim A
Aktif dalam enzim acetylase
Hati, daging. Bijian, sayur daun
Vitamin B12 (faktor ekstrinsik faktor, cyanocobalamine)
Mengandung Co
Larut dalam air
Dibuat juga oleh bakteri ususu
Masih diselidiki dalam pembuatan sel darah merah
Hati, ginjal, daging, umunya tidak dalam bm nabati ekcuali jamur ttt
Vitamin B komplek lainnya
Biotin
Folacin
Inositol
Choline
Asam para amini benzoat
Larut dalam air
Berbeda daya tahanya thd panas, asam dan alkali
Belum banyak diketahui fungsinya dalam metabolisme tubuh
Tdp bersama vitamin B komplek lain
»»  read more

jam

Jumlah pengunjung

Laskar X-Pan City

Foto saya
Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Dunia telah memberikan arti bagi hidupku. Saya hanyalah anak kampung yang tidak ingin ketinggalan dengan kemajuan teknologi. Bukan saatny orang kampung termarjinalkan. Sekarang adalah saatnya untuk maju. membuka bakat terpendam yang dimiliki oleh orang kampung seperti saya ini.

translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Perjalananku

benerin komputer

tentang skripsi