barisan sponsor

Masuk

sms gratis

Selasa, 24 April 2012

RESUSITASI JANTUNG PARU

                         RESUSITASI JANTUNG PARU




Apa RJP itu?

-          RJP menggabungkan penyelamatan pernafasan dan kompresi dada external
-          RJP Yang cepat dan tepat bersifat tindakan sementara sampai tindakan yang lebih jauh dapat dilakukan

Indikasi RJP

-          Tanpa memperhatikan kronologis usia yaitu semua pasien dengan tanda-tanda henti jantung

Kontra indikasi RJP:
·         tanda kematian positif muncul spt: kaku mayat, adanya bukti pembusukan jaringan, henti jantung > 30 menit tanpa upaya resusitasi lebih dahulu.
·         Permintaan keluarga dan dokter
·         Pada lingkungan yg tdk aman
·         Leher terpenggal/ terpotong-potong

Tanda-tanda henti jantung

-          Keadaan tidak sadar diawali oleh penurunan kesadaran.
-          Tidak terabanya denyut nadi
-          Pupil dilatasi
-          Pernafasan minimal/ tidak ada

a. Teknik dan prosedur RJP pada Orang Dewasa
-          R: Respon
-          A: Aktifkan sistem LKM
-          P: Baringkan korban terlentang
-          A: Jalan nafas terbuka (head-tilt/ chin-lift)
-          B: Pernafasan (lihat, dengar, dan rasakan)
-          B: Nafas ; berikan dua kali
-          C: Siskulasi pada nadi karotis
-          C: Kompresi dada (15 kali)

b. Teknik dan prosedur RJP pada anak dan bayi
-          E: Tentukan Respon
-          S: Berteriak untuk minta pertolongan
-          P: baringkan korban terlentang
-          A: Jalan nafas terbuka (head-tilt/ chin-lift)
-          B: Pernafasan (lihat, dengar, dan rasakan)
-          B: Nafas ; berikan dua kali
-          C: periksa sirkulasi (nadi karotis pada anak, nadi brakial pada bayi)
-          C: Hubungi sistem LKM
-          C: Kompresi dada 5:1

b.      Kesalahan-kesalahan penyelamatan pernafasan
-          Kepala tidak cukup mendongak
-          Gagal menutup lobang hidung
-          Tak memberikan nafas lambat
-          Gagal untuk melihat dan mendengarkan eskhalasi
-          Gagal menjaga kerapatan sekitar mulut korban dan atau hidung

c.       Kesalahan-kesalahan kompresi dada
-          Berporos pada lutut dan bukan pada pinggul (gerakan bergoyang)
-          Salah tempat kompresi
-          Menekuk siku
-          Bahu tidak diatas sternum (lengan tak vertikal)
-          Jari-jari menyentuh dada
-          Tumit tangan tidak lurus dengan dada
-          Menggunakan telapak tangan daripada tumit tangan pada sternum
-          Mengangkat tangan dari dada diantara kompresi
-          Rasio kompresi tidak tepat
-          Kompresi mengejutkan/ menukik daripada kompresi lembut

Memeriksa keefektifan RJP

-          Dengan mengawasi naik turunnya dada setiap memberikan nafas buatan
-          Dengan memeriksa denyut nadi setelah menit pertama RJP dan setelah beberapa menit untuk memastikan denyut nadi telah kembali
-          Diperiksa oleh penolong kedua

Kapan menghentikan RJP

-          Korban sadar kembali
-          Digantikan oleh penolong terlatih
-          Terlalu menghabiskan tenaga untuk melanjutkan
-          Keadaan menjadi tidak aman
-          Dokter memberikan order untuk menghentikan.
-          Henti jantung terjadi lebih dari 30 menit





 PENTING



“RJP”
RJP à Dilakukan pada pasien yang terdiagnosa henti jantung dan paru dan harus segara dilakukan
RJP à Denggabungkan penyelamatan pernafasan dan kompresi dada external
RJP à Yang cepat dan tepat bersifat tindakan sementara sampai tindakan yang lebih jauh dapat dilakukan

TINDAKAN RJP:
1.      CEK KESADARAN (HARUS CEPAT MENCARI NADI (KAROTIS PADA DAERAH JAKUN MENYAMPING 1 CM: DEWASA, BRAKHIAL: ANAK) >30 DETIK TIDAK ADA NADI HARUS DILAKUKAN RJP
A.    PANGGIL NAMA (EX: PAK-PAK-PAK BANGUN)
B.     TEPUK-TEPUK/GOYANGKAN BAHU
C.     MINTA TOLONG
2.      POSISIKAN DITEMPAT YANG RATA DAN KERAS
3.      JALAN NAFAS PATEN (HEAD TILT CHIN LIFT: TIDAK ADA FRAKTUR), (JAW TRUST: JIKA ADA FRAKTUR)
A.    JIKA ADA SUMBATAN JALAN NAFAS BAGIAN MULUT LAKUKAN PENGAMBILAN DENGAN TEKNIK 1 JARI
4.      PERNAFASAN (LOOK, LISTEN N FEEL)
5.      BERIKAN NAFAS 2 KALI, (MULUT-MULUT, MULUT HIDUNG)
6.      CEK NADI KAROTIS (JAKUN KANAN-KIRI 1CM)
A.    AIR WAY:
1)      HEAD TILT CHIN LIFT MANUVER (BUAT JALAN NAFAS PATEN)à JIKA TIDAK ADA FRAKTUR
2)      JAW TRUST à JIKA ADA FRAKTUR
B.     BREATHING:
1)      BERIKAN NAFAS 2 KALI
C.     CIRCULATION:
1)      CEK NADI KAROTIS (DEWASA), BRAKHIAL (ANAK)
2)      KOMPRESI 15:2, 2 JARI DIATAS PX  (KEDALAMAN KOMPRESI 5CM, DILAKUKAN 4 KALI SIKLUS 1 PENOLONG/ 2 PENOLONG SAMA SAJA)
3)      DIHENTIKAN JIKA ADA NADI, PASIEN SADAR, HENTI JANTUNG LEBIH DARI 30 MENIT.


0 komentar:

Poskan Komentar

kasih komentar anda

jam

Jumlah pengunjung

Laskar X-Pan City

Foto Saya
Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Dunia telah memberikan arti bagi hidupku. Saya hanyalah anak kampung yang tidak ingin ketinggalan dengan kemajuan teknologi. Bukan saatny orang kampung termarjinalkan. Sekarang adalah saatnya untuk maju. membuka bakat terpendam yang dimiliki oleh orang kampung seperti saya ini.

translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Perjalananku

benerin komputer

tentang skripsi